Isteri Mantan Kasat Reskrim Polres Dompu Ditikam Tetangganya Hingga Tewas

 Isteri Mantan Kasat Reskrim Polres Dompu Ditikam Tetangganya Hingga Tewas

almarhumah Intan Komalasari

DOMPU, MEDIA AMANAT – Jajaran kepolisian Resor Dompu berduka. Isteri mantan Kasat Reskrim Polres Dompu, almarhum AKP Herman yakni, Intan Komalasari (50) tewas mengenaskan setelah ditikam berkali-kali oleh tetangganya sendiri, Senin (21/12/20) sekitar pukul 19:10 wita.

 

Setelah ditikam, korban yang merupakan warga Lingkungan Bali Barat Kelurahan Bali Satu Kecamatan Dompu itu sebenarnya masih berusaha diselamatkan oleh warga sekitar. Namun ia menghembuskan nafas terakhir saat dalam perawatan medis di ruang Instalasi  Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat.

 

Berdasarkna informasi resmi dari pihak Polres Dompu malalui Paur Subbag Humas, Aiptu Hujiafah, peristiwa naas itu bermula ketika korban hendak memanggil anaknya yang berada di rumah tetangga yang sedang berkelahi. Namun ia justeru menjadi korban karena saat itu ditikam oleh, Feriansyah Als Feri (33)

 

Masih menurut penjelasan pihak kepolisian, pembunuhan berdarah itu berawal dari pelaku ribut dengan kakaknya sendiri, Suryamansyah alias Bu di depan rumahnya. Pertengakran itu menjadi perhatian warga sekitar yang hendak melerainya. Di antara mereka ada anak korban bernama, Kiki yang juga ikut melerai pertengkaran yang sedang terjadi.

 

Rupanya korban hendak memanggil anaknya yang ada di lokasi pertengkaran tersebut, ia mencarinya di tempat kejadian, namun Feri langsung menikam korban dengan pisau belati yang sudah ada di tangannya.

 

Saat itu sebenarnya korban sempat melakukan perlawanan untuk membela diri, namu pisau yang ditikam menghujam dada dan menembus jantung korban. Korban sempat berlari menyelamatkan diri menuju ke depan jalan raya Kantor Lurah Bali sambil berteriak minta tolong untuk diantar ke RSUD Dompu. Tapi nyawa korban tidak dapat diselamatkan setelah dirawat intensif di ruang IGD RSUD Dompu.

 

Setelah menikam korban, rupanya pelaku yang saat itu bersembunyi ke dalam masjid Nurul Huda dengan tetap menggenggam pisau terhunus hendak dikeroyok oleh warga. Hanya saja massa tidak berani mendekat karena pelaku masih memegang golok yang digunakannya untuk menusuk korban.

 

Untungnya nyawa pelaku masih bisa diselamatkan setelah anggota Polsek Dompu dan Intel dan Tim Puma Polres Dompu turun ke TKP dan berhasil mengevakuasinya menggunakan kendaraan roda dua menuju Polsek Dompu yang selanjutnya diamankan ke Polres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.(mr/CR/yy)

Related post