Habitat Makin Sempit, Kawanan Monyet Liar Serang Tanaman Petani
DOMPU, MEDIA AMANAT-Para petani di Dompu tahun ini dibuat pusing oleh banyaknya hama yang mengganggu tanaman mereka. Selain hama tikus dan babi, para petani di beberapa wilayah juga sangat dipusingkan dengan ulah monyet liar merusak tanaman yang mereka usahakan.
Apa lagi hama yang satu ini, menurut para petani jauh lebih pintar dan lihai dibanding yang lainnya. Pasalnya mereka ini tidak gampang terjerat jebakan semisal babi yang dijerat dengan aliran listrik dan hama tikus yang diberikan racun. Mereka juga sulit dihalau, karena bila diusir, paling banter lari beberapa meter atau naik pohon kemudian datang lagi.

Menurut sejumlah petani yang ada di beberapa wilayah pertanian, terutama yang ditanami jagung, mereka tidak pernah meningggalkan lahan sejak pagi hingga sore. Sebab bila tidak ada orang yang jaga, tanaman mereka akan dirusak oleh kawanan monyet. Kajadian ini sudah berlangsung terus beberapa tahun belakangan ini.
“Kami bergiliran menjaga di lahan sejak pagi hingga sore hari,” kata sejumlah petani di wilayah Desa Mumbu dan sekitarnya yang ditemui, Rabu (03/02/21).
Selain itu, kata mereka, binatang yang satu ini punya naluri dan kemampuan labih dibanding yang lainnya. Mereka mencontohkan, meskipun diberi umpan racun, binatang ini tidak akan memakan langsung, karena mereka memeriksa dan menciumi dulu makanan yang ada.
Selain itu, dengan aliran listrik juga mereka paham, sehingga sejauh ini belum ada satupun monyet yang mati terkena strum listrik yang sengaja dipasang petani di lahan mereka.
“Saya sudah lihat langsung bagaimana cara monyet melewati aliran listrik yang dipasang. Mereka rupanya tidak langsung memegang kawat tersebut, tapi akan mereka gunakan kayu untuk memastikan apakah kawat tersebut beraliran listrik atau tidak,” kata Amirudin.
Pengalaman lain diutarakan Arifuddin. Ia menanam tanaman tahunan di tanahnya yang terletak di Desa Bara Kecamatan Woja. Saking usilnya kawanan monyet ini, tanaman yang baru ditanam dicabuti semua dan dibiarkan begitu saja di atas tanah.
“Barusan saya tanam, setelah saya cek kembali ternyata tanaman sudah dicabut sama kawanan monyet,” ungkap Arifudin yang memaklumi habitat para monyet ini sudah semakin sempit akibat perambhan hutan secara besar-besaran dilakukan warga setiap tahun.(mr)