Aparat Gabungan Halau Warga yang Nekat Ikuti Tradisi Bau Nyale
LOTIM, MEDIA AMANAT-Guna menghindari melonjaknya angka positif Covid-19, pemerinth terus berupaya meminimalisir adanya kegiatan yang melibatkan banyak orang. Salah satunya yakni tradisi Bau Nyale.
Sejumlah aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpo PP, dan Tuan Guru, Senin (01/01/21) sekitar pukul 20.00 wita sampai dengan Selasa dini hari bertempat di persimpangan jalan raya di pertigaan Tutuk Dusun Jor Desa Jerowaru, dan di simpang empat depan Kantor Desa Pemongkong Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur personil gabungan melaksanakan penyekatan terhadap masyarakat yang akan menuju lokasi Bau Nyale (penangkapan cacing laut, red) yang ada di Pantai Kaliantan Desa Srewe Pantai Batu Bagong Ekas Buana dan Pantai Tabuan Desa Kuang Rundun Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lotim, Selasa (02/02/21)
Kapolres Lombok Timur, AKBP Tunggul Sinatrio SIK MH memimpin kegiatan penyekatan. Menurut kapolres, kegiatan tersebut sesuai perintah Bupati Lotim dan keputusan Gugus Tugas Kabupaten Lombok Timur bahwa untuk tahun ini tidak dilaksanakan tradisi adat Bau Nyale di wilayah Kabupaten Lombok Timur guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang terus meningkat.
Oleh karena demikian, lanjutnya, petugas yang melakukan penyekatan agar menindak tegas namun terukur terhadap masyarakat yang tetap memaksakan diri untuk ke lokasi Bau Nyale. Sementara itu untuk Personel Satuan Lalulintas agar melakukan penilangan terhadap masyarakat yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan namun diberikan kebijakan jika mau menuruti peraturan pemerintah yang tidak memberikan izin untuk pelaksanaan Bau Nyale.
Selanjutnya Anggota Polres Lotim dipimpin oleh Waka Polres Lotim, Kompol Kiki Firmansyah SIK MH dan di-back up anggota Sat Pol PP serta Personel TNI melanjutkan kegiatan menyekatan terhadap masyarakat yang akan menuju lokasi Bau Nyale.
Waka Polres dan anggota menghimbau masyarakat untuk kembali ke rumah masing-masing dan tidak berkerumun dikarenakan pada tahun ini tidak ada ijin untuk pelaksanaan bau nyale slah satu tujuan ditiadakannya Even Tradisi Bau Nyale untuk mencegah penyebaran Covid 19 yang saat ini sedang melanda Negara kita.
Ada beberpa Masyarakat terus mencoba untuk menuju lokasi bau nyale namun tim yang juga di dalamnya terdapat tokoh agama dan Tuan Guru dari beberapa kecamatan tetap menghalau dan memberikan himbauan kepada masyarakat.
Aparat juga melakukan pembubaran paksa pada masyarakat yang tetap memaksakan menuju lokasi Bau Nyale hingga masyarakat membubarkan diri.(mr)