Pemakaman TKI Warga Nowa Dihadiri Ratusan Pelayat

 Pemakaman TKI Warga Nowa Dihadiri Ratusan Pelayat

Jenazah Abdan saat dilepas menuju TPU setempat, Jumat (15/01/21)

DOMPU, MEDIA AMANAT-Jenazah, Abdan (30) TKI warga Dusun Wawo Timur Desa Nowa Kecamatan Woja Kabupaten Dompu akhirnya tiba di kediaman orang tunya, Jumat sekitar pukul 01.00 wita dini hari.

Kedatangan janazah yang dubungkus peti mati itu diterima langsung kedua orang tuanya, Yunus dan Safiah yang sejak lima tahun silam telah tinggal di Dusun Madafanda Desa Mumbu Kecamatan Woja. Hari itu juga dilakukan penguburan di TPU setempat yang dihadiri ratusan orang pelayat.

peti jenazah saat akan dimasukkan dalam liang lahat

Isak tangis keluarga tak terbendung ketika mobil ambulance dari Mataram mengantar jenazah pahlawan devisa yang meninggal dunia, Jumat pekan lalu saat mendapat perawatan medis di sebuah Rumah Sakit di Pontianak-Kalbar.

Kedua orang tuanya begitu pasrah menerima kenyataan pahit itu. Namun mereka sudah merelakan nasib yang telah menimpa putra ketiga dari empat bersaudara itu apa pun yang terjadi.

“Saya sudah ikhlas menerima kenyataan pahit ini,” kata Safiah lirih setelah proses pemakaman anaknya, Jumat (15/01/21).

Safiah juga tidak lupa mengucapkan pernghargaan pada semua pihak, baik pemerintah, organisasi maupun perorangan yang selama ini terus memberi dukungan dan bantuan sehingga jasad anaknya bisa berada di sisi mereka untuk kemudian dikebumikan di tanah kelahirannya.

“Saya ucapkan terimakasih pada pemerintah dan semua pihak yang selama ini telah membantu kepulangan jenazah anak saya,” ucapnya.

Untuk diketahui, sebagai mana yang beberapa kali dilansir Mediaamanat.com, Abdan lima tahun silam berangkat ke Malaysia dan bekerja sebagai buruh pada perkebunan kelapa sawit. Namun belakangan ia dikabarkan mengalami sakit parah hingga sejumlah pihak, termasuk KJRI Kuching mengupayakan pengobatan di salah satu Rumah Sakit di negeri jiran itu.

Tidak sampai di situ, almarhum yang tidak lagi memiliki ijin tinggal di luar negeri itu telah diupayakan untuk kembali ke wilayah Indonesia. Sayangnya saat dirawat di sebuah Rumah Sakit di Pontianak-Kalbar, ia menghembuskan nafas terakhir, Jumat pekan lalu.(mr)

 

Related post