Ketua DPD Hanura NTB Gelar Reses di Desa Nowa
Kegiatan Reses Ahmad Dahlan di Dusun Sigi Desa Nowa Kecamatan Woja Kabupaten Dompu
DOMPU, MEDIAAMANAT.COM- Anggota DPRD Provinsi NTB dari Partai Hanura, Ahmad Dahlan SSos pekan ini menggelar reses di Desa Nowa Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Kegiatan tersebut disambut meriah warga setempat.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Dahlan yang biasa disapa Dae Leo mengaku bangga mendapat apresiasi warga Dompu, khususnya di Desa Nowa yang nantinya akan dijadikan salah satu wilayah binaan selama ia dipercaya menjadi wakil rakyat.
Pria yang lahir di Desa Rato Kecamatan Bolo Kabupaten Bima yang juga merupakan Ketua DPD Hanura NTB itu menjanjikan sejumlah program untuk kepentingan umum bagi warga setempat sesuai dengan aspirasi masyarakat. Antara lain, pembuatan jalan ekonomi, penyediaan fasilitas air bersih melalui program pemboran, pengadaan sejumlah sound system untuk sejumlah RT, dan perlengkapan penggalian kubur bagi beberapa dusun.
Wakil rakyat yang pernah dua periode menjadi anggota DPRD Kabupaten Bima itu juga belum lama ini telah merealisasikan program pengaspalan jalan lingkungan di RT 08 Dusun Wawo Timur Desa Nowa sepanjang 100 meter.

Menurut Ahmad Dahlan, program seperti itu sudah ia laksanakan selama dipercaya menjadi wakil rakyat. Karena program seperti itu menyentuh langsung rakyat banyak. Ia sendiri sangat anti berpolitik uang dengan cara membeli suara rakyat.
“Selama saya menjadi anggota dewan, saya menggelontorkan anggaran untuk program yang menyentuh langsung masyarakat umum. Saya tidak ingin merendahkan harga diri masyarakat dengan cara membeli suara,” tegas alumni sebuah universitas di Malang-Jatim tersebut.
Dijelaskannya anggota DPRD Dapil Kabupaten Bima, Kota Bima, dan Kabupaten Dompu ini, ia hanya akan menetapkan beberapa desa binaan di wilayah kerjanya. Sehingga programnya akan tepat sasaran dan sesuai pagu dana yang tersedia.
“Di Dompu saya mungkin akan fokus pada 3 sampai 5 desa saja,” tandasnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Abdul Gani mendukung program yang dicanangkan Ahmad Dahlan. Menurutnya, selama ini banyak caleg yang menawarkan janji, tapi tidak mampu direalisasikan.
Malahan, katanya, beberapa di antaranya hanya mengandalkan uang untuk membeli suara masyarakat kemudian menghilang.
“Setelah berhasil menjadi anggota dewan, biasanya mereka menghilang. Kemudian muncul lagi saat ingin mencalonkan diri,” sesal Gani yang saat itu hadir pada pertemuan dengan Ahmad Dahlan. (*/mr)