Bupati Dompu Pimpin Islah Warga Daha dan Hu’u
DOMPU, MEDIAAMANAT-Bupati Dompu, H Kader Jaelani memimpin kegiatan silaturrahim guna mewujudkan perdamaian antara masyarakat Desa Daha Desa Hu’u yang bertikai belum lama ini. Kegiatan itu dilaksanakan di aula pertemuan Aba Yaman Desa Marada Kecamatan Hu’u, Senin (03/10/22).
Ikut hadir dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Dompu, H Syahrul Parsan ST MT, Ketua DPRD, Andi Bactiar Amd Par, Danyon C Pelopor AKBP Zulkarnain SIK., Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat SIK., dan Kasdim 1614 Dompu, Mayor Inf Abdul Haris SH MH.
Tampak pula, Sekda Dompu, Gatot Gunawan Putra., SKM MMKes., Asisten I dan III Setda Dompu H. Burhan SH. dan Agus Salim, S.Sos,. Pimpinan OPD, Kabag Setda Dompu, PJU Polres Dompu, Camat Hu’u Muhtar, S.Sos., Kades Hu’u, Mujahidin, S.Sos., Kades Daha Fadli, Toga Toma dan Toda dan masyarakat Desa Daha dan Hu’u.
Bupati Dompu saat menyampaikan arahannya mengatakan, konflik terjadi di Desa dan Hu’u dan Daha semua pihak berharap agar mereka hidup aman, damai berdampingan satu sama lain.
Konflik yang timbul beberapa hari yang lalu, diakibatkan karena adanya miss persepsi dan miss komunikasi antar kedua belah pihak.
“Oleh karena itu saya berharap, ketika adanya selisih faham terjadi tidak bisa diselesaikan di tingkat desa, bisa diteruskan ditingkat kecamatan kemudian disampaikan ke pimpinan daerah. Baik Bupati atau Wakil Bupati, dan jangan mengambil tindakan sendiri, ” ingatnya.
Ia meminta kepada semua pihak agar tidak mudah percaya terhadap berita hoax yang disampaikan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, yang mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan warga.
“Alhamdulillah hari ini saya mengapresiasi dan ucapan terima kasih berkat kerjasama seluruh pihak terkait atas kerjasamanya menyelesaikan penanganan konflik masyarakat Desa Daha dan Hu’u bisa diselesaikan,” ucapnya.
Langkah cepat dan tepat seluruh pihak terkait dalam penyelesaian konflik antar kedua desa juga mendapat apresiasi dari bupati.
“Saya berharap penanganan seperti ini bisa di contoh oleh Desa lain yang ada di Kabupaten Dompu,” pungkasnya.
Di tempat yang sama Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat SIK mengatakan, sejak tahun 2002 dilantik dari akademi berdinas di Korps Brimob Mabes Polri sudah delapan kali ke daerah konflik dari Aceh, Papua, Poso dan Maluku belum pernah sekalipun melihat langsung perjanjian Islah perdamaian
Alhamdulillah berkat dan rahmat Allah SWT saya bisa diberikan kesempatan pada sore hari ini melihat langsung Islah perdamaian konflik pada hari ini antara masyarakat Desa dan Hu’u.
Saya berharap setelah diadakan perdamaian ini tidak adalagi oknum yang mencoba merusak perjanjian yang telah disepakati, kami akan mengawal kesepakatan ini sampai tuntas.
“Kalaupun ada oknum yang mencoba mengingkari perjanjian yang telah disepakati kami tidak akan segan-segan melakukan penindakan secara tegas dan terukur,” tegasnya. (*mr)