Akan Ditinggal Kawin Pacar, Seorang Pemuda Nekat Dua Kali Coba Bunuh Diri

 Akan Ditinggal Kawin Pacar, Seorang Pemuda Nekat Dua Kali Coba Bunuh Diri

PRAYA. MEDIA AMANAT- Aksi nekat dilakukan, Sp (40). Warga Dusun Nonjok Desa Praymeke Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dua kali mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri karena tidak terima akan ditinggal kawin pacarnya.

Terakhir dia ditemukan dalam keadaan pingsan dan mulut berbusa, Ahad (03/01/21) sekitar pukul 09.30 Wita di kamar mandi rumah pacarnya. Pria nekat ini diduga menenggak racun yang belum diketahui jenisnya. Sementara peristiwa pertama terjadi sehari sebelumnya, yakni, Sabtu (02/01/21) dengan cara memakan obat nyamuk, namun kejadian itu dapat dicegah warga.

Kapolsek Kopang, AKP Suherdi membenarkan peristiwa, sekitar pukul 09.30 wita. Ia ditemukan tergeletak di kamar mandi pacarnya yakni di Dusun Montong Buak Desa Darmaji Kecamatan Kopang. Dia sendiri ditemukan oleh ibu pacarnya dalam keadaan pingsan dengan mulut berbusa.

“Ibu pacarnya kaget menemukan korban di dalam kamar mandi dengan kondisi seperti itu, kemudian dia langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Desa, Darmaji,” kata Kapolsek.

Mengetahui hal tersebut, petugas Polsek Kopang dan Bhabinkamtibmas beserta Babinsa langsung mendatangi lokasi kejadian. Mengingat kejadian tersebut sempat meresahkan warga setempat.

“Personel langsung menuju tempat kejadian untuk lakukan evakuasi, sapar segera dibawa ke Puskesmas Kopang untuk mendapat perawatan medis,” ujar Suherdi.

Sementara itu, Aipda Hadi Hermanto Bhabinkamtibmas Desa Darmaji menerangkan bahwa informasi dari warga setempat korban Sapardi, Sabtu (02/1) kemarin juga sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan cara memakan obat nyamuk. Aksinya tersebut dilakukan setelah mengetahui pacarnya akan menikah dengan pria lain, namun aksinya dapat dicegah oleh warga setempat.

“Hari Sabtu kemarin yang bersangkutan juga sempat lakukan percobaan bunuh diri setelah mendapat kabar bahwa pacarnya akan menikah dengan pria lain, beruntung aksinya cepat dicegah,” kata Hadi.

Sekarang yang bersangkutan sudah berada di Puskesmas Kopang untuk mendapatkan perawatan. Pihak puskesmas masih belum memastikan jenis racun yang diminumnya, mengingat kondisinya masih belum bisa dimintai keterangan.(mr)

 

Related post