Cari Ubur-Ubur, Dua Nelayan Warga Kempo Disambar Petir
Supriadin salah seorang nelayan yang selamat akibat tersambar petir, Rabu (25/11/20). Ia sedang dirawat di Puskesmas Kempo
DOMPU, MEDIA AMANAT- Nasib naas menimpa, Ibrahim (40) warga Dusun Kesi Desa Tolokalo Kecamatan Kempo Kabupaten Dompu Provinsi NTB. Saat sedang mencari ubur-ubur di pinggir pantai Soro Barat, Rabu (25/11/20) sekitar pukul 16.00 wita, tiba-tiba disambar petir hingga tewas.
Sementara rekannya, Supriadin (25) yang merupakan warga Dusun Karama Desa Soro Barat meski juga sama-sama disambar petir, namun nyawanya masih bisa tertolong. Ia kemudian dilarikan ke Puskesmas setempat untuk mendapat perawatan medis.
Menurut Kapolsek Kempo, AKP Made Sartika, sore itu turun hujan diserta petir. Dua nelayan yang menggunakan satu unit perahu motor tersebut sedang mencari ubur-ubur di sepanjang bibir patai Soro Barat. Namun naas bagi keduanya, saat terjadi petir, mereka sedang berada di atas perahu motor, sehingga tidak bisa mencari perlindungan.
Lebih lanjut dijelaskan kapolsek, berdasarkan penuturan Supriadin yang selamat pada musibah tersebut, saat itu terjadi dua kali petir yang cukup besar di dekat mereka. Namun pada petir kedua yang menyambar tubuh keduanya. Ibrahim terkena sambaran petir pada beberapa bagian tubuhnya hingga ia meninggal di tempat. Sementara, Supriadin mengalami luka pada bagian dagu, leher, dan dada, dan segera diselamatkan untuk mendapat perawatan medis di Puskesmas Kampo. Ia berharap agar kejadian itu menjadi pelajaran bagi semua orang, mengingat saat ini cuaca sangat ekstrim.
Untuk diketahui, beberapa hari belakangan ini, hujan diserta angin kencang dan petir melanda sebagain besar wilayah Dompu. Selain adanya warga yang tersambar pertir, sejumlah musibah telah terjadi. Salah satunya yakni rusaknya lebih dari 50 rumah warga pada tiga desa di Kecamatan Manggelewa, Ahad (22/11/20) akibat terjangan angin topan. Selain itu ada beberapa warga yang menderita luka akibat tertimpa material bangunan.(mr)