Bupati Dompu Tinjau Lokasi Bencana Puting Beliung di Manggelewa

 Bupati Dompu Tinjau Lokasi Bencana Puting Beliung di Manggelewa

Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin didampingi Forkopimda dan pejabat lingkup Pemkab Dompu saat meninjau lokasi bencana di Kecamatan Manggelewa, Senin (23/11/20)

DOMPU, MEDIA AMANAT- Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin bersama Forkompinda, dan pejabat lingkup Pemkab Dompu, Senin (23/11/20) mengunjungi langsung lokasi bencana angin puting beliung di Kecamatan Manggelewa Dompu-NTB.

 

Bupati Dompu sebelum turun ke lokasi bencana, menginstrusikan pada seluruh pimpinan OPD dan Kabag Lingkup Setda Dompu untuk dapat menyiapkan berbagai kebutuhan pokok yang diperlukan para korban bencana seperti mie instan, telur dan air mineral.

 

“Bahan-bahan pokok ini sangat diperlukan oleh para korban dan bisa meringankan bebannya di tengah kondisi kedaruratan bencana seperti saat ini,” kata bupati saat melakukan breefing dengan jajarannya di gedung Paruga Parenta Dana Nggahi Rawi Pahu.

 

Untuk diketahui, Ahad (22/11/2020) tiupan angin kencang yang disertai hujan lebat melanda wilayah Dompu selama sekitar satu jam. Cuaca ekstrim tersebut memporak-porandakan wilayah tiga desa masing-masing Desa Lanci Jaya, Sukadamai dan Dorokobo yang berada di Kecamatan Manggelewa

 

Setidaknya puluhan rumah warga di wilayah itu mengalami kerusakan. Umumnya kerusakan yang terjadi pada bagian atap akibat diterpa angin kencang. Sementara sebagian besar bangunan rumah warga yang rusak atapnya menggunakan material berupa seng. Selain itu, berdasarkan laporan dari lokasi, sedikitnya terdapat enam orang warga setempat terluka akibat tertimpa bangunan. Mereka ini telah mendapat penanganan medis oleh pihak Puskesmas Manggelewa.

 

Pihak BPBD dibantu aparat TNI dan Polri hari itu juga dilaporkan langsung turun ke lokasi melakukan upaya tanggap darurat dengan menyalurkan bantuan yang dibutuhkan.

 

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Dompu, Jufri ST MSi, Ahad menjelaskan, berdasarkan hasil pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan sebanyak 51 rumah. Yakni 11 rumah di Desa Sukadamai, 5 rumah di Desa Dorokobo dan 35 rumah di Desa Lanci Jaya. Namun pihaknya masih terus mendata secara detail.(mr)

Related post