Tarian Ou Balumba Sukses Pecahkan Rekor MURI

Foto : 21 ribu lebih peserta ikut meriahkan tarian Ou Balumba di pantai Lakey

DOMPU, MEDIAAMANAT.COM-Tarian massal Ou Balumba (memanggil ombak) yang digelar pada Festival Lakey akhirnya sukses memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)

Sebanyak 21. 220 peserta tumpah ruah menyemuti bibir pantai Lakey di Kecamatan Hu’u dengan mengenakan pakaian adat melakukan tarian massal Ou Balumba. Kegiatan Festival Lekey sendiri digelaar, 12-20 Juli 2025.

Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri menyebut, capaian ini melewati tarian kolosal yang yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember Jawa Timur.

“Jember dengan tarian dan sedekah laut hanya mencatatkan sebanyak 12 ribu orang,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Dompu, Ir Abdul Muis Msi mengatakan, keterlibatan penari dalam tarian kolosal ini, sangat besar.

Awalnya pihak penyelenggara hanya menargetkan 15 ribu peneri. Namun dengan kerja tim yang solid dan dukungan penuh masyarakat, kegiatan tarian kolosal Ou Balumba meriah dan sukses.

Ia sendiri memperkirakan jumlah penari di pinggir pantai Lakey, bisa mencapai lebih dari 30 ribu orang.

Untuk diketahui, prosesi kegiatan yang hanya untuk memecahkan rekor MURI tersebut diawali dengan doa yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Dompu, KH Mokh Nasuhi. Kemudian pemanggku adat Hu’u, Abdul Malik H Yusuf, yang memimpin prosesi atau ritual memanggil ombak secara simbolik.

Dilaporkan juga, kegiatan yang akan dijadikan kalender tahunan tersebut mampu membangkitkan citra kegembiraan, kebanggaan, aneka warni, dan keramaian. Sebab Festival Lakey dihajatkan tidak sekadar hiburan semata namun menjadi cerminan budaya, kreativitas, dan identitas suatu komunitas, daerah bahkan suatu bangsa.

Festival Lakey hadir dalam beragam bentuk dan rupa. Ada festival yang merayakan hasil bumi, seperti panen raya yang diiringi dengan upacara adat dan pertunjukan seni tradisional.

Tari Ou Balumba   adalah tarian memanggil ombak atau gelombang laut yang melambangkan keberkahan hidup masyarakat pesisir yang mendapatkan limpahan nikmat dari datangnya gelombang yang membawa sinar  kehidupan dijaman dulu.

Tarian Ou Balumba dengan pesertanya yang membentang luas bak hamparan kain sutra yang meliuk-liuk sangat memukau dan mampu menyihir bukan hanya bagi para penarinya, namun juga bagi para penonton yang larut dalam irama dan gerakannya yang sinkron,

Keindahan visual yang spektakuler, dipadu dengan semangat kolaboratif yang membahana menjadikan tarian menjadikan sebuah pengalaman tak terlupakan.  Lebih dari sekadar pertunjukan, tarian Ou Balumba adalah sebuah perayaan, sebuah manifestasi energi kolektif yang menggetarkan hati.

Bupati Dompu, Bambang Firdaus SE mengaku bangga dengan adanya antusias masyarakat yang begitu tinggi dalam mendukung even yang luar biasa tersebut. Ia menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi bagi semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia berharap, kegiatan tersebut mampu meningkatkan kunjungan wisata di Kabupaten Dompu yang berimplikasi meningkatknay roda perekonomian yang ditunjang dari sektor pariwisata. (*/mr)

Related post