Sekda NTB Ingatkan Satpol PP dan Satlinmas Wujudkan Ikon Pariwisata
MATARAM, MEDIA AMANAT – Sebagai salah satu daerah yang ditetapkan destinasi pariwisata super prioritas nasional oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Provinsi NTB terus berupaya menjalin sinergi dengan berbagai stake holders untuk mewujudkan tujuh ikon pariwisata. Tujuh ikon tersebut yakni, aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan penuh kenangan.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs H Lalu Gita Ariadi MSi pada saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Satpol PP dan Satlinmas dalam mendukung pariwisata halal di NTB yang berlangsung di Wisma Tambora NTB, Senin (29/03/21).
Katanya, untuk mewujudkan hal tersebut perlunya sinergitas berbagai stake holders, termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang telah mengambil porsi yang penting dalam memberikan rasa aman di tengah masyarakat.
“Satpol PP sudah mengambil porsi yang sangat penting, yaitu harus memberikan jaminan rasa aman, tentu tidak hanya tanggung jawab satpol PP dan Satlinmas tetapi adalah terus berkoordinasi dengan aparat keamanan lainnya agar bagaimana mencipatakan rasa aman dapat terwujud,” tutur Miq Gite, panggilan akrabnya.
Kehadiran Satpol PP dan Satlinmas mendapatkan apresiasi penuh dari Sekda NTB. Berbagai upaya yang telah dilakukan Sapol PP dan Satlinmas tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga menerapkan masyarakat agar patuh terhadap Perda Nomor 07 Tahun 2020 tentang penanggulangan penyakit menular yang mengharuskan masyarakat patuh pada protokol kesehatan covid-19.
“Terima kasih dan rasa bangga kepada teman-teman Satpol PP dan Satlinmas Kabupaten/Kota yang telah menjadi garda terdepan dalam suasana teror dan keterbatasan covid-19,” tutur Miq Gite.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Provinsi NTB, Tri Budiprayitno mengungkapkan, selama dikeluarkannya Perda Nomor 07 Tahun 2020 tentang penanggulangan penyakit menular, pihaknya bersama jajaran kabupaten/kota langsung bergerak.
“Alhamdulillah teman-teman dari kabupaten/kota setiap hari bergerak bagaimana menerapkan protokol covid-19. Sejak bulan Maret terus menerapkan sosialisasi dan sebagainya,” tuturnya.
Ia juga menuturkan bahwa tantangan yang dihadapi oleh Satpol PP adalah keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM). Namun dengan semangat dan motivasi membuat seluruh jajarannya dapat menjalankan tugas terbaik.
“Dengan keterbatasan SDM apabila dapat menjalankan tugas dengan baik maka itu yang luar biasa,” ungkap Kasat Pol PP.
Sebanyak 138 peserta Satpol PP dan Satlinmas hadir dalam Rakor sekaligus memperingati HUT Satpol PP yang Ke-71 tahun dan Satlinmas yang ke 59 tahun.(mr)