Polres Dompu Amankan 30 Remaja

 Polres Dompu Amankan 30 Remaja

DOMPU, MEDIA AMANAT-Sebanyak 30 remaja dari dua kelompok genk diamankan di Mapolres Dompu dalam rangka pembinaan, Senin malam kemarin.

Dua kelompok genk itu masing masing dari Anak Jarang Senggol (AJS) dan genk Acong Belagu. Sementara seluruh orang tua mereka juga ikut dihadirkan untuk menjemput usai diberi pembinaan.

Pengamanan tersebut berdasarkan perintah Kasat Intelkam Polres Dompu, Iptu Makrus yang berdasarkan laporan masyarakat yang mengaku sudah diresahkan karena pergaulan anak-anak muda jaman sekarang yang sering terjadi tindak pidana pembacokan dan pemanahan antar genk.

Menurut Kasi Humas Polres Dompu, Ipda Marzuki melalui siaran persnya, sebanyak 30 orang remaja yang diamankan dan di berikan ceramah oleh Kasat intelkam yang tergabung dalam geng terkait pemanahan yang tergabung dalam dua kelompok geng yang saling bermusuhan.

Katanya, setelah dan dibawa ke Mako Polres Dompu di ruangan Sat Intelkam, kemudian remaja-remaja yang terbagung dalam dua genk tersebut didata dan selanjutnya diberikan pembinaan oleh Kasat Intelkam Polres Dompu, Iptu Makrus SSos.

Ia menjelaskan, tujuan diamankan remaja-remaja itu dikarenakan sudah meresahkan warga akibat persilisihan yang mengakibatkan tindak pidana yang akan merugikan diri mereka maupun orang lain yang tidak tau apa-apa.

“Mereka diberikan pembinaan dan ceramah agar tidak melakukan tindak pidana pemanahan atau perselisihan karena akan merugikan diri mereka masing-masing untuk pentingnya pendidikan buat masa depan serta selalu berbakti kepada orang tua yang telah bekerja keras membesarkannya,” kata Marzuki.

Ditempat lain Kasi Humas Polres Dompu Ipda Akmad Marzuki, membenarkan bahwa telah diamankan sebanyak 30 orang remaja dalam rangka pembinaan.

Setelah diberikan pembinaan dan diketahui masing-masing identitas remaja-remaja ini, anggota Sat Intel berusaha menghubungi orang tua mereka agar menjemput dan membawa pulang anak-anaknya.

“Hal ini diharapkan agar anak-anak yang masih dibawah umur itu bisa melanjutkan sekolah dengan baik dan agar tidak berulang kali perbuatannya atau berkumpul dengan komunitas yang tidak jelas seperti kelompok-kelompok geng,” pungkas Marzuki.(mr)

Related post