Wagub : Pembangunan di NTB Perlu Dukungan Anggaran Pusat

 Wagub : Pembangunan di NTB Perlu Dukungan Anggaran Pusat

MATARAM, MEDIA AMANAT-Kolaborasi, kerjasama dan sinergitas sangat diperlukan Pemerintah Provinsi NTB dan kementerian dan lembaga Pemerintah Pusat untuk saling memperkuat dan memberi dukungan dalam upaya menyukseskan setiap program pembangunan di daerah. Terlebih begitu banyaknya pos anggaran dari Pemerintah Pusat yang bisa didistribusikan ke pemerintah Provinsi NTB maupun pemerintah daerah se NTB.

“Karena itu kami pemrov NTB sangat berharap sinergitas yang sudah baik dari pejabat Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebelumnya bisa dilanjutkan dan semakin diperkuat dalam upaya bersama-sama membangun daerah dan Negara kita,” harap Wagub NTB Dr Hj Siti Rohmi Djalilah saat menerima Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi NTB yang baru, Sudarmanto, Senin (1/3/2021) di ruang kerjanya.

Wagub juga menginginkan melalui Ditjen Perbendahaaran NTB agar distribusi dan transfer anggaran yang diperuntukkan bagi NTB bisa terealisasi dengan lancar, tanpa adanya kendala.

“Demikian juga agar data-data terutama yang terkait dengan bantuan sosial yang diberikan pusat ke NTB agar bisa nyambung dengan data yang dikirim oleh Pemprov NTB. Begitu juga data terkait bantuan bagi para pelaku UMKM ke NTB agar bisa mengakomodir sepenuhnya data yang terkirim dari Pemprov NTB,” jelas Wagub.

Sebelumnya Kakanwil Ditjen Perbendaharaan NTB, Sudarmanto menyatakan, kunjungan silaturrahmi bersama jajarannya ke Wagub NTB untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat yang baru menggantikan pejabat sebelumnya, Syarwan SE ME yang telah memasuki masa purna tugas.

Sudarmanto yang sebelumnya sebagai kakanwil yang sama di Sulsel ini juga menyampaikan bahwa untuk tahun ini NTB diakuinya mendapatkan dana Pemulihan Ekonomi (PEN) akibat pandemi Covid-19 cukup besar. Diharapkan anggaran ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi bangkitnya perekonomian dan pemulihan ekonomi NTB.

Ia juga sangat berharap kepada Pemprov NTB ataupun kabupaten dan kota bisa berkonsultasi dengan pihak Ditjen Perbendahaaran NTB jika menemukan kesulitan terkait anggaran dari APBN.

Ia menjelaskan terkait tingkat penyerapan belanja negara pada item transfer ke daerah dan Dana Desa ke NTB dengan pagu anggaran sebesar Rp4.201.316.246.000, realisasi hingga, 19 Februari sebanyak Rp53.503.403.600 dengan persentase senilai 1,27 persen. Dana Desa (DD) pagu senilai Rp1.247.727.848.000 terealisasi  baru Rp53.503.403.600 dengan persentase capaian 4,29 persen.

Ditambahkan tingkat penyerapan belanja tertinggi hingga, 19 Februari 2021 terdapat pada belanja modal dan belanja bantuan sosial. “Untuk belanja modal dan belanja bantuan sosial sudah mencapai target yang ditetapkan secara nasional sebesar 15 persen di triwulan I.(mr)

 

Related post