Tujuh Desa di Pekat Deklarasi 5 Pilar STBM
DOMPU, MEDIA AMANAT-Deklarasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dilakukan pada tujuh desa di wilayah Kecamatan Pekat, Sabtu (30/10/21). Kegiatan tersebut dihadiri Sekda Dompu, Gatot Gunawan Perantauan Putra MMKes dipusatkan pada halaman Kantor Camat Pekat.
Tujuh desa yang mendeklarasikan STBM yakni, Desa Karombo, Kadindi, Kadindi Barat, Beringin Jaya, Sorinomo, Calabai dan Desa Nangamiro.
Sejumlah pejabat eselon II Lingkup Pemkab Dompu yang kemarin baru dilantik juga ikut hadir. Seperti Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Hj Iris Juwita Kastianti SKM. MMKes, Dirut RSUD Dompu, dr Dias Indarko MPPM, Camat Pekat, Nuraini SPd, Kepala Puskesmas Pekat, Kapolsek Pekat, Danramil Pekat, Perwakilan PT SMS, Puskesmas Nangakara, Baznas Kabupaten Dompu, Kepala Desa Se-Kecamatan Pekat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan elemen penting lainnya.
Membacakan sambutan tertulis Bupati Dompu, Keder Jaelani, Sekda menyampaikan tujuan penyelenggaraan pencanangan STBM adalah untuk mewujudkan perilaku masyarakat higienis dan saniter secara mandiri dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
Kemudian dengan pencanangan STBM ini diharapkan pada tahun 2025, Indonesia dapat mencapai sanitasi total untuk seluruh lapisan masyarakat sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Indonesia.
Berikutnya Sekda mengungkapkan, STBM merupakan program yang memberikan pemahaman kepada warga masyarakat betapa pentingnya berperilaku hidup bersih dan sehat. Oleh karena itu ia mengajak semua pihak, setelah deklarasi 5 Pilar STBM, tak ada lagi masyarakat yang tidak berperilaku hidup sehat dan bersih (PHBS).
Dijelaskannya, 5 Pilar STBM itu terdiri dari, stop Buang Air Besar Sembarang tempat (Stop BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum dan Makanan di Rumah Tangga (PAMM-RT), pengamanan sampah rumah tangga dan pengamanan limbah cair rumah tangga.
Selain itu, pada kesempatan tersebut Sekda juga menjelaskan, dengan adanya 5 Pilar STBM akan membantu masyarakat untuk mencapai tingkat higienis yang paripurna. Sehingga akan menghindarkan masyarakat dari kesakitan dan kematian akibat sanitasi yang tidak sehat.
Selanjutnya dijelaskan, pelaksanaan dan penerapan 5 Pilar STBM dimasa pandemi ini perlu lebih ditingkatkan dan dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari terutama pilar kedua yakni CTPS, menjadi salah satu upaya pencegahan covid-19. Diingatkannya, keberhasilan program STBM tidak saja merupakan kerja pemerintah semata, tetapi juga dibutuhkan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat yang saling bersinergi dalam membangun masyarakat untuk hidup sehat dan bersih, terang Gatot Gunawan.
Dengan terselenggaranya kegiatan pencanangan 5 Pilar STBM di Kecamatan Pekat hari ini, Gatot Gunawan memberikan apresiasi kepada seluruh elemen yang ada di Kecamatan Pekat.
“Atas terselenggaranya kegiatan ini saya mewakili Pemerintah Kabupaten Dompu memberikan apresiasi yang tinggi dan juga menyampaikan ucapan selamat kepada tujuh desa di Kecamatan Pekat ini yang telah sukses melaksanakan deklarasi 5 Pilar STBM,” tandasnya.
Selain itu juga lebih lanjut, Gatot Gunawan menguraikan, walau trend kasus positif covid-19 terlihat menurun saat ini, ia tetap mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi pada program vaksinasi covid-19. Program vaksinasi covid-19 berupaya mewujudkan Herd Imunity hingga 70 Porsen dari jumlah penduduk, tandasnya. Kemudian dikatakannya vaksinasi covid-19 memberikan manfaat untuk kekebalan dan melindungi dari ancaman virus Corona.
Pada akhir penyampaiannya Sekda mengimbau elemen penting antara lain Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan dan lintas sektoral dalam hal ini OPD terkait, Dinas Kesehatan, Bappeda dan Litbang, Dinas Perukim, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PMPD, PT. SMS, dan BAZNAS, agar membantu masyarakat dengan program-program pembangunan sarana sanitasi yaitu jamban. Sehingga akan ada lagi wilayah kelurahan/desa atau kecamatan lain yang mendeklarasikan 5 Pilar STBM.
“Saya mengimbau kepada OPD dan instansi terkait untuk ikut membatu pembangunan sarana prasarana sanitasi yang dibutuhkan masyarakat,” pungkas Gatot mengakhiri sambutan Bupati.(tyo)