Stok Racun Rabies Kosong, Disnakkeswan Dompu Tempuh Cara Alternatif
Kepala Disnakkeswan Kabupaten Dompu, Ir Zainal Arifin MSi
DOMPU. MEDIA AMANAT – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Dompu mengeluhkan kekosongan stok racun rabies sejak lama. Kekosongan tersebut diperkirakan akibat tidak lagi adanya produksi yang dilakukan pabrik luar negeri tempat pemerintah Indonesia mengimpor.
Kepala Disnakkeswan Kabupaten Dompu, Ir Zainal Arifin MSi mengatakan, pihaknya telah lama tidak menerima stok racun rabies, karena memang pemerintah provinsi dan pusat juga sedang mengalami kekosongan.
“Racun ini tidak ada di Indonesia, harus dipesan dari luar negeri, sepertinya racun tersebut sudah tidak diperbolehkan lagi untuk digunakan.” ujarnya.
Saat ini, pihaknya hanya bisa melakukan eliminasi dengan cara menembak anjing-anjing yang diduga telah terinfeksi virus rabies. Kegiatan itu tetap dilakukan, terutama di wilayah Kecamatan Dompu meskipun terkendala pada susahnya menemukan anjing yang diduga rabies tersebut.
Selain dengan cara penembakan, pihak Disnakkeswan juga melakukan himbauan kepada masyarakat agar sadar dan ikut membantu melakukan eliminasi apa bila menemukan anjing yang diduga rabies, demi kebaikan bersama.
“Harapan saya, semoga masyarakat Dompu juga sadar akan keberadaan anjing rabies ini dan ikut membantu, karena kasus ini juga mengancam nyawa masyarakat di tempat mereka menetap.” pungkas Arifin.(tyo)