Pria Warga Belo-Bima Ini Tega Aniaya Istri Hingga Tewas
Terduga pelaku saat diamankan aparat kepolisian
BIMA, MEDIA AMANAT-Sungguh tega perbuatan, JL terhadap istrinya, HF (36). Warga yang tinggal di Dusun Kanco Desa Ncera Kecamatan Belo Kabupaten Bima dilaporkan menganiaya istrinya, Kamis (24/06/21) pukul 19;00 Wita.
Akibat perbuatan sadisnya, sang istri yang sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima akhirnya menghembuskan nafas terkahir, Jumat sekitar pukul 13.00 wita.
Kapolres Bima, AKBP Gunawan Tri hatmoyo SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Adhar SSos menjelaskan kejadian tersebut disaksikan, Jumiariti yang merupakan anak kandung mereka dan Hj Sarifah (62) warga RT 017 RW 006 Desa Ncera Kecamatan Belo Kabupaten Bima.
Masih menurut Adhar, peristiwa tersebut berawal saat korban dan terduga pelaku cekcok mulut. Rupanya karena tidak bisa menahan emosi, terduga pelaku langsung memukul dan membanting korban berkali-kali di atas ruang tamu rumah mereka. Atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar di pelipis kiri, patah leher dan patah tulang punggung.
Lebih lanjut dijelaskannya, Jumiarti yang saat itu lagi duduk di rumah bibinya tiba-tiba mendengar suara cekcok mulut dan dorongan serta bantingan segera menuju TKP. Namun sesampainya di TKP yang tidak lain merupakan rumah mereka, Juniarti melihat sang Ibu sudah tergeletak dan sempat mengatakan pada anak nya tidak kuat lagi menahan siksaan serta meminta ia dan adiknya tingga dengan bapaknya.
“Setelah itu korban dibawah ke PKM Ngali oleh keluarganya untuk dilakukan tindakan medis. Namun pihak PKM Ngali tidak bisa melakukan tindakan medis karena korban mengalami luka parah, lalu kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Bima untuk dilakukan tindakan medis”.
“Karena luka yang dialami korban cukup serius walaupun sempat mendapatkan penanganan medis tapi nyawanya tidak bisa tertolong dan korban menghembuskan nafas terahir di RSUD Bima, Jumat sekitar pukul 13.00 wita,” ungkap Adhar.
Sementara terduga pelaku telah berhasil diringkus tanpa perlawanan dan selanjutnya digelandang menuju Mapolres Bima untuk diproses hukum lebih lanjut.(mr)