KMD Desak Kapolres dan DPRD Dompu Terkait Pembantaian FPI

 KMD Desak Kapolres dan DPRD Dompu Terkait Pembantaian FPI

DOMPU. MEDIA AMANAT – Kesatuan Masyarakat Dompu (KMD) melancarkan aksi demo terkait pembantaian enam laskar FPI. Aksi yang dilakukan pada, Kamis (17/12/20) pukul 09:30 hingga 11:30 itu digelar di tiga lokasi berbeda, yakni lampu merah Koramil Kota, Kantor Polres Dompu, dan gedung DPRD Dompu.

 

Dalam aksi itu, pihak KMD mengajukan tiga tuntutan antara lain, Kapolres Dompu mendesak Kapolri untuk segera mengadili oknum-oknum yang terlibat dalam pembantaian enam laskar FPI baik secara lisan maupun tertulis. Mendesak pimpinan DPRD Kabupaten Dompu untuk menyampaikan pernyataan sikap secara tertulis maupun lisan secara terbuka. DPRD Dompu memberikan rekomendasi kepada Komisi Tiga DPR RI dan Komnas HAM untuk segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) terhhadap pembantaian enam laskar FPI.

 

Dalam aksi yang dilakukan di depan Mapolres Dompu, demonstran mengutarakan rasa kecewa atas tidak hadirnya Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat SH SIK, sebagai sasaran tuntutan mereka.

 

Menyikapi hal itu, Wakapolres Dompu, I Nyoman Adi Kurniawan sebagai penerima mandat mengatakan, pihaknya tidak mempunyai wewenang untuk menindak lanjuti persoalan tersebut, karena masalah ini merupakan kewenangan Kepolisian Pusat.

 

Di sisi lain, Ketua DPRD Dompu, Andi Bahtiar AmdPar mengatakan akan membuat surat rancangan terkait persoalan tersebut, yang kemudian akan dikirim ke pemerintah pusat.

 

“Besok kami akan buatkan surat rancangan terkait persoalan itu, bila perlu perwakilan demonstran ikut hadir untuk bisa memastikan. Kemudian kita akan sama-sama menuju Kantor Pos untuk mengirim surat tersebut ke pemerintah pusat.” janji Andi.

 

Mengakhiri demo itu, demonstran berjanji akan menggelar aksi yang lebih besar lagi jika tuntutan yang mereka ajukan tidak diserap dan disampaikan kepada pemerintah pusat.(CR.yy)

Related post