Hindari Konflik, Warga Minta Hutan Lindung di Kramabura Ditutup

 Hindari Konflik, Warga Minta Hutan Lindung di Kramabura Ditutup

Drs H AW Syafruddin

DOMPU, MEDIA AMANAT-Sejumlah warga Desa Kramabura Kecamatan Dompu meminta agar hutan lindung yang ada di wilayahnya segera ditutup. Pasalnya selain merusak ekosistim alam hingga dikuatirkan menimbulkan bencana serta memengaruhi persediaan sumber air, juga memicu konflik horizontal antar warga.

Buktinya, beberapa kali terjadi pertikaian antara warga setempat dengan masyarakat Serakapi yang berebut menjadikan wilayah itu sebagai  lahan pertanian. Bahkan menurut warga setempat, Senin kemarin terjadi pertikaian hingga persoalannya ditangani aparat kepolisian.

wilayah hutan lindung di Desa Krambura ini sebagiannya sudah dibabat oleh warga. Batang kayu berukuran besar terlihat berserakan di lokasi

Salah seorang tokoh masyarakat Kramabura, Drs H AW Syafruddin secara tegas meminta agar lokasi tersebut segera ditutup. Sehingga, lanjutnya tidak akan ada lagi aktifitas yang bisa memicu konflik antar warga akibat perebutan wilayah untuk dijadikan areal perladangan.

“Kami sudah prediksi, bila wilayah itu masih terus dibiarkan untuk dibabat oleh warga, dipastikan akan terjadi konflik,” kata anggota DPRD Dompu periode 2014-2019 tersebut.

Menurutnya, Senin kemarin terjadi konflik antara warga Kramabura dengan masyarakat Desa Serakapi hingga ditangani aparat kepolisian. Ia kuatir pertikaian berdarah akan kembali terjadi bila wilayah itu masih terus dibiarkan untuk dibabat oleh masyarakat.

“Kami minta agar aparat terkait segera mengambil sikap tegas untuk menutup wilayah itu,” ucap pria yang biasa disapa Pak AW tersebut.

Untuk diketahui, di wilayah itu  beberapa waktu lalu Bupati Dompu, Kader Jaelani beserta Wabup, seluruh unsur Forkopimda dan elemen terkait lainnya terjun langsung ke lokasi melihat kondisi hutan lindung yang sudah dibabat oleh warga. Saat itu bupati mengungkapkan akan menerapkan sikap tegas bila masih ada warga yang merusak hutan sebagai penyangga utama mata air untuk sebagian besar warga Dompu itu.(tyo)

Related post