Cari Siput, Seorang Warga Tewas Terseret Ombak
LOMBOK BARAT, MEDIA AMANAT- Nasib malang menimpa, Nadok (45). Pria malang warga Serang Provinsi Banten itu terseret ombak saat mencari siput di pinggir pantai, Senin (23/08/21) sekitar pukul 20 Wita. Ia ditemukan tak bernyawa keesokan harinya oleh pihak Polsek Sekotong bersama Resquer Terampil Basarnas Lobar dan dibantu Warga
Kapolsek Sekotong, Polres Lombok Barat, Iptu I Kadek Sumerta mengatakan, berawal dari informasi bahwa seorang warga diketahui hilang sekitar pukul 10.00 wita, saat mencari siput, Senin (23/8/2021).
“Nadok hilang saat mencari siput di Peruakan Limo Pantai Mekaki Dusun Pelangan Timur Satu Desa Pelangan, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat,” ungkapnya.
Atas informasi tersebut, Resquer Terampil Basarnas Lobar, bersama jajaran Polsek Sekotong dan warga setempat, berupaya untuk melakukan pencarian.
“Pencarian korban hilang tersebut selama sekitar 8 jam, akhirnya sekitar pukul 18.00 wita, Selasa (24/8/2021) korban ditemukan,” terangnya.
Korban ditemukan di Gua Nebing Nyiur Gading Kawasan Pantai Mekaki Dusun Pelangan Timur, sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Adapun korban beridentitas bernama Nadok (45), warga Kampung Pakis Haji, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, dan sudah berdomisili lama di Desa Pelangan Kecamatan Sekotong, Lombok Barat.
“Setelah menemukan korban tersebut, dari pihak tim basarnas dan masyarakat mengevakuasi korban dengan kantung jenazah, turun ke teluk Mekaki hingga berhasil dievakuasi di mobil ambulance,” imbuhnya.
Sekitar pukul 19.15 wita, kemudian jenazah korban dibawa ke pemakaman umum Rambut Petung Dusun Pelangan Timur Dua untuk dimakamkan.
“Pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas kematian korban, dan tidak akan menuntut apapun atas kejadian tersebut, dan dianggap merupakan musibah,” tandasnya.
Kapolsek menegaskan, dari proses pencarian, hingga pemakaman, secara umum berjalan lancar dan kondusif, sedangkan jenazah sudah dimakamkan pada pukul 19.30 wita.(tyo)