BPBD Dompu Gelar Konsultasi Publik Kajian Risiko Bencana

 BPBD Dompu Gelar Konsultasi Publik Kajian Risiko Bencana

DOMPU. MEDIA AMANAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dompu menggelar acara konsultasi publik tentang kajian risiko bencana, Senin (19/04/2021).

Kegiatan itu dihadiri beberpa pejabat penting di antaranya, Wakil Bupati Dompu, Sekda Dompu, Ketua DPRD Kabupaten Dompu, Ketua Bappeda Dompu, Ketua BPBD Dompu selaku pelaksana acara, dan seluruh camat, lurah, hingga kepala desa yang ada sebagai tamu undangan.

Tujuan dari kegiatan tersebut dilakukan, mengingat Kabupaten Dompu termasuk dalam daerah rawan bencana. Karena itu dilakukan kajian risiko bencana, guna mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan, berupa korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian materil/non materil, hingga dampak psikologis masyarakat.

Ketua BPBD Kabupten Dompu, M Jufri ST MSi mengatakan, selain mengidentifikasi terkait bencana, kegiatan tersebut diharapkan dapat menciptakan payung hukum berupa Perda tentang penanggulangan bencana, dengan menampung masukan-masukan dari tamu undangan yang hadir. Ia juga berharap adanya kolaborasi dengan pihak DPRD terkait Perda yang direncanakan tersebut.

“Sebagai informasi, Kabupaten Dompu belum memiliki Perda tentang penanggulangan bencana, oleh sebab itu kami mengundang camat, lurah, hingga kepala desa yang ada untuk mengikuti kegiatan tersebut dan memberi masukan membangun yang dijumpai pada wilayah masing-masing kepada pihak BPBD, yang selanjutnya akan dituangkan dalam bentuk draf Perda.” pesan Bupati Dompu yang disampaikan Sekda Dompu.

Kemudian, ketua DPRD Kabupaten Dompu, Andi Bachtiar mewakili masyarakat Dompu menyampaikan, dalam penanganan bencana, sebisa mungkin ketersediaan anggaran yang ada harus bisa digunakan dengan semaksimal mungkin, guna mereduksi risiko dari bencana-bencana yang terjadi.

Wakil Bupati Dompu, H Syahrul Parsan ST MT mengajak kepada para tamu undangan yang hadir agar tidak fokus pada satu bencana saja, yakni banjir, melainkan juga harus mengkaji risiko-risiko bencana lain, seperti tanah longsor, gempa bumi, kekeringan, dan lain sebagainya dengan harapan adanya masukan yang membangun dari aspek tersebut, sehingga ditemukan suatu pemecahan masalah.

“Mari sama-sama kita mengkaji risiko-risiko tersebut, sehingga kita menemukan bagaimana pemecahan masalahnya.” Pungkas Wakil Bupati Dompu.(tyo)

Related post