Akibat Covid, Sektor Ekonomi Dompu Anjlok Hingga Minus 3,21

 Akibat Covid, Sektor Ekonomi Dompu Anjlok Hingga Minus 3,21

Fungsional Statistik Neraca Wilayah BPS Kabupaten Dompu, Himawan Taba

DOMPU. MEDIA AMANAT – Dampak pandemi Covid-19 nampakn Akibat Covid-19, Sektor Ekonomi Kabupaten Dompu Menurun Di Tahun 2020ya berpengaruh pada laju perekonomian di Kabupaten Dompu pada satu tahun terakhir. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Dompu mencatat, dari segi lapangan usaha, pada tahun 2019 di angka 4,44, sedangkan di tahun 2020 turun menjadi -3,21.

Bagian Fungsional Statistik Neraca Wilayah BPS Kabupaten Dompu, Himawan Taba yang ditemui, Senin (05/04/2021) mengatakan, angka tersebut menurun akibat dampak dari pandemi Covid-19, di mana hampir semua segi lapangan usaha yang ada terhambat.

Ia menjalaskan, ada lima aspek penting yang menjadi penopang perekonomian Kabupaten Dompu pada tahun-tahun terakhir, yakni pertanian, konstruksi, perdagangan, administrasi pemerintahan, dan jasa pendidikan. Namun sejak pandemi, aspek-aspek tersebut mengalami penurunan.

“Pada segi pertanian, sekitar 40 persen perekonomian Dompu ditopang dari padi dan jagung. Sejak pandemi, jagung mengalami -44 persen, dan padi -3 persen, akibatnya kita langsung kontraksi.” jelas Himawan.

Kemudian di bidang kontruksi, ia menjelaskan, tahun 2019 banyak pembangunan-pembangunan yang terjadi di Kabupaten Dompu, hal itu memicu meningkatnya laju ekonomi akibat banyaknya paket proyek yang masuk. Namun setelah pandemi melanda, aktifitas tersebut seketika menurun, tahun 2019 di angka 8,86, sedangkan pada tahun 2020 menjadi -15,57.

“Di tahun-tahun sebelumnya banyak pembagunan, mulai dari DAM Tanju, DAM Mila, hingga gedung pemerintahan Klaster II, namun di tahun 2020 menurun, pembangunan yang berjalan itu kan setahu saya hanya gedung Kantor Camat Dompu sama Pekat.” tuturnya.

Selain itu, penurunan juga terjadi pada aspek pemerintahan, di mana banyak anggaran yang seharusnya dibagi ke setiap sub yang ada, terpaksa dialokasikan untuk penanganan Covid-19.

“Peningkatan yang terjadi hanya pada segi komunikasi dan informasi, di mana banyak orang yang membeli kuota atau pulsa untuk penggunaan media secara online. Namun share dari aspek tersebut relatif kecil bila dibandingkan dengan lima aspek penting tadi.” pungkas Himawan.(tyo)

 

Related post