AKJ : Program Guru Penggerak, Upaya Wujudkan Visi Pendidikan Indonesia Maju

 AKJ : Program Guru Penggerak, Upaya Wujudkan Visi Pendidikan Indonesia Maju
DOMPU, MEDIAAMANAT- Bupati Dompu, Kader Jaelani (AKJ) mengungkapkan, program guru penggerak merupakan upaya untuk terwujudnya visi pendidikan dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat dan mandiri.
Hal itu diungkapkannya saat membuka kegiatan simposium Guru Penggerak angkatan 2 tahap 3, yang diadakan di Aula Pendopo, Selasa (02/02/22). Kegiatan itu sendiri mengambil tema ‘Sinergitas Guru Penggerak dengan Pemerintah Daerah dalam Proses Transformasi Pendidikan Wilayah di Kabupaten Dompu Tahun 2022.

Lebih lanjut ia menjelaskan, fokus pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi literasi dan numerasi dengan diawali pengembangan karakter kapasitas SDM Kepala Sekolah dan guru.

“Hal ini sejalan dengan visi Mashur (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius) Pemerintah Kabupaten Dompu yang tengah diupayakan saat ini,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan rasa bangga kepada para guru penggerak  yang telah mengikuti tahapan seleksi yang sangat ketat dan ditempa dengan pelatihan dan pendidikan dari fasilitator handal.

Guru Penggerak
Guru penggerak insan pendidik kebangaan Kabupaten Dompu.

“Tentunya Bapak/Ibu guru yang berada di depan saya ini, sudah teruji dan memiliki kompetensi sumber daya manusia yang bisa diandalkan,” kata Bupati.

Menutup penyampaiannya, Bupati mengucapkan selamat kepada guru penggerak yang telah lulus dan menyelesaikan pendidikan.

“Implementasikanlah pembelajaran yang telah diterima selama sembilan bulan, dan jadilah contoh teladan bagi siswa dan guru lainnya,” harapnya.

Kanan-Kiri, Kabid Dikdas, Bupati Dompu, Kadis Dikpora dan Perwakilan PPPTK.

Sementara itu, perwakilan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan (PPPPTK) PKN dan IPS Malang, Suhaeni MPd menyatakan, guru penggerak yang telah dinyatakan lulus merupakan insan pendidik yang hebat yang telah menguasai metode pembelajaran kognitif, afektif dan psikomotif.

“Pada hari ini kami mengembalikan 56 orang hebat aset daerah yang sangat menguasai bidangnya, mereka siap mewujudkan kualitas pendidikan Kabupaten Dompu kearah yang lebih baik,” paparnya.

Selanjutnya, simposium guru penggerak dirangkaikan penyerahan secara simbolik guru penggerak dari perwakilan P4TK kepada Bupati Dompu. Pada kegiatan itu ikut dihadiri, Kadis Dikpora Dompu, KCD Dikbud Propinsi NTB, Fasilitator, dan guru penggerak Se Kabupaten Dompu. (*/mr)

Related post