AKJ : Program Guru Penggerak, Upaya Wujudkan Visi Pendidikan Indonesia Maju
Lebih lanjut ia menjelaskan, fokus pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi literasi dan numerasi dengan diawali pengembangan karakter kapasitas SDM Kepala Sekolah dan guru.
“Hal ini sejalan dengan visi Mashur (Mandiri, Sejahtera, Unggul dan Religius) Pemerintah Kabupaten Dompu yang tengah diupayakan saat ini,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan rasa bangga kepada para guru penggerak yang telah mengikuti tahapan seleksi yang sangat ketat dan ditempa dengan pelatihan dan pendidikan dari fasilitator handal.

“Tentunya Bapak/Ibu guru yang berada di depan saya ini, sudah teruji dan memiliki kompetensi sumber daya manusia yang bisa diandalkan,” kata Bupati.
Menutup penyampaiannya, Bupati mengucapkan selamat kepada guru penggerak yang telah lulus dan menyelesaikan pendidikan.
“Implementasikanlah pembelajaran yang telah diterima selama sembilan bulan, dan jadilah contoh teladan bagi siswa dan guru lainnya,” harapnya.

Sementara itu, perwakilan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Pendidikan (PPPPTK) PKN dan IPS Malang, Suhaeni MPd menyatakan, guru penggerak yang telah dinyatakan lulus merupakan insan pendidik yang hebat yang telah menguasai metode pembelajaran kognitif, afektif dan psikomotif.
“Pada hari ini kami mengembalikan 56 orang hebat aset daerah yang sangat menguasai bidangnya, mereka siap mewujudkan kualitas pendidikan Kabupaten Dompu kearah yang lebih baik,” paparnya.
Selanjutnya, simposium guru penggerak dirangkaikan penyerahan secara simbolik guru penggerak dari perwakilan P4TK kepada Bupati Dompu. Pada kegiatan itu ikut dihadiri, Kadis Dikpora Dompu, KCD Dikbud Propinsi NTB, Fasilitator, dan guru penggerak Se Kabupaten Dompu. (*/mr)