Masa Pandemi, Dikpora Dompu Justeru Anggap Siswa Lebih Aman di Sekolah

 Masa Pandemi, Dikpora Dompu Justeru Anggap Siswa Lebih Aman di Sekolah

Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Dompu, Zainal Afrodi SPd MM

DOMPU. MEDIA AMANAT – Di masa pandemi, siswa sekolah dasar hingga menengah atas terpaksa melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara daring di rumah, dengan tujuan menghindari paparan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang ada di lingkungan sekolah.

Namun, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dikpora) Kabupaten Dompu, Zainal Afrodi SPd MM saat dijumpai di ruang kerjanya kemarin mengatakan, para siswa itu justeru dirasa lebih mudah terpapar virus ketika mereka tidak di sekolah karena kurangnya pantauan yang diberikan.

“Sudah kami coba dalam empat sampling sekolah yang kami uji coba KBM tatap muka kemarin, dan kami pastikan anak lebih aman di sekolah. Kami juga sering berdiskusi dengan bermacam strata wali murid terkait hal ini, dan saya rasa mereka setuju dengan KBM tatap muka.” ujarnya.

Menurutnya, di ruang lingkup sekolah, anak-anak lebih mudah dipantau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 seperti 3M, sedangkan di luar sekolah mereka cenderung tidak diperhatikan terkait hal tersebut.

Ia juga mengatakan, pihaknya khawatir pada saat sekolah sudah mulai diaktifkan kembali, anak-anak justeru tidak mumpunyai semangat ke sekolah lagi. Mengenai metode daring pun, tidak semua siswa mampu untuk memperoleh fasilitas.

“Jangan heran, menurut analisis kami, sepuluh sampai dua puluh tahun kedepan tingkat kriminalitas akan tinggi, karena terjadinya degradasi moral.” tegasnya.

Zainal Afrodi  juga berpendapat, ada perlakuan berbeda terkait peraturan yang diberikan kepada Dikpora dibanding masyarakat umum, yang mana setiap malam cafe-cafe dan taman kota tetap ramai dengan kerumunan masa, selain itu, acara resepsi pernikahan dan sebagainya juga tetap diizinkan.

“Di satu sisi kami dituntut untuk pencapaian target kelulusan siswa 100%. Bagaimana kita bisa mencapai itu dengan situasi seperti ini?.” tanyanya heran.(tyo)

Related post