Dikes Dompu Himbau Disnakeswan dan Masyarakat Terus Waspadai Rabies

 Dikes Dompu Himbau Disnakeswan dan Masyarakat Terus Waspadai Rabies

Kepala Bidang Pencegahan, Penegndalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Rahmat SKM

DOMPU. MEDIA AMANAT – Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) yang terjadi di Dompu masih mengundang resah masyarakat. Bagaimana tidak, sejak tiga tahun terakhir kasus ini telah banyak memakan korban jiwa, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Berrdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Dompu mencatat, tahun 2018 total kasus GHPR sebanyak 335 dan tidak terdapat korban jiwa, tahun 2019 total kasus 1.662 gigitan, 13 orang meninggal dunia, kemudian sejak Januari hingga Desember 2020, sudah terjadi 271 kasus GHPR, 3 orang di antaranya meningal dunia.

 

Terkait hal itu, Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Dompu Provinsi NTB menghimbau beberapa pihak untuk ikut andil dalam memberantas kasus ini, antara lain Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) dan juga masyarakat.

 

Kepala Bidang Pencegahan, Penegndalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Rahmat SKM saat diwawancarai di ruangannya, Senin (07/12/20) mengatakan, kasus GHPR ini tidak bisa tuntas hanya dengan satu sisi. Pihaknya menghimbau Disnakeswan sebagai instansi yang memiliki tugas memberantas hewan terjangkit virus rabies untuk ikut andil.

 

“Harapan saya, Disnakeswan mampu mendeteksi hewan yang diduga terkena virus rabies kemudian mengeliminasinya, jika tidak mampu mengeliminasi mungkin bisa dengan cara memberikan vaksin.” ucapnya.

 

Kemudian, Rahmat juga mengatakan peran masyarakat sangat dibutuhkan dalam memberantas persoalan ini. Menurutnya masyarakat harus mewaspadai setiap hewan baik itu anjing maupun kucing. Bila terlanjur terkena gigitan ia menyarankan agar korban segera dilarikan ke rumah sakit atau puskesmas terdekat untuk diberikan pertolongan pertama.

 

“Sebenarnya kita bisa mencegah terkena GHPR ini dengan cara mewaspadai dan menjauhi hewan yang diduga terkena rabies, seperti anjing dan kucing. Itu adalah langkah mudah dan gratis.” tandasnya.(CR.yy)

Related post