Empat Penambang Keracunan Mesin Genset, Satu Meninggal

 Empat Penambang Keracunan Mesin Genset, Satu Meninggal

Korban saat dilarikan ke Puskesmas untuk mendapat perawatan medis

SUMBAWA, MEDIA AMANAT- Naas menimpa penambang emas tradisional di Uma Bua Desa Mapin Rea Kecamatan Alas Barat. Satu orang di antaranya meninggal dunia, sementara empat lainnya tidak sadarkan diri dan mendapat perawatan di Puskesmas Alas Barat. Seluruh penambang tersebut diduga keracunan asap dari genset di dalam lubang tambang.

Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra SIK melalui Kasubbag Humas Polres Sumbawa, AKP Sumardi SSos membenarkan adanya peristiwa itu. Peristiwa naas ini terjadi, Ahad (31/10/21) sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu, sekelompok penambang dari Labuhan Lalar, KSB dan Desa Mapin Rea mendatangi lubang tambang emas di desa setempat. Lubang tambang itu berada di lahan milik warga Desa Mapin Rea bernama Pata.

Saat berada di lokasi, salah seorang penambang, Amat langsung memasukkan genset ke dalam lubang tambang itu. Diperkirakan, kedalaman lubang mencapai 30 meter. Setelah beberapa lama, tidak kunjung ada kabar dari Amat. Karenanya, salah seorang rekan Amat bernama Masturi ikut masuk ke dalam lubang guna melihat kondisi Amat.

Namun, Masturi ternyata tidak keluar juga. Sehingga rekan mereka yang lain,  Wawan Satriawan masuk ke lubang untuk mengecek kondisi kedua orang tersebut. Ternyata, tidak ada kabar juga dari Wawan. Karena penasaran, warga lainnya yang bernama, M Amin juga ikut masuk ke lubang itu. Lagi-lagi, tidak ada kabar dari Amin. Akhirnya, pemilik lahan, Pata ikut masuk ke dalam lubang, juga tidak ada kabar.

Sehingga, warga lainnya yang bernama, Gupran ikut turun ke lubang itu. Saat Gupran turun, mesin genset itu sudah dalam keadaan mati. Di dalam lubang itu, Gupran melihat kelima orang lainnya sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Melihat hal ini, Gupran langsung memberitahukan kejadian ini kepada rekannya yang lain. Gupran juga memberitahukan kejadian ini kepada warga desa. Sambil meminta bantuan untuk mengevakuasi kelima orang tersebut. Kelima korban langsung dilarikan ke Puskesmas Aals Barat untuk mendapatkan penanganan medis.

Dalam kejadian itu, nyawa Amat tidak bisa diselamatkan. Sementara keempat orang lainnya masih tidak sadarkan diri.

Setelah kejadian, personel Polsek Alas Barat berkoordinasi dengan puskesmas setempat. Guna mengevakuasi para korban dari lokasi kejadian. Personel polsek bersama warga kemudian membawa para korban ke puskesmas.

“Akibat dari insiden tersebut, satu orang meninggal dunia. Atas nama Amat 41 tahun, warga RT 001 RW 001, Desa Labuhan Lalar, Kecamatan Taliwang, KSB. Sedangkan empat orang lainnya, Wawan Satriawan, M Amin, Pata dan Masturi sedang dalam perawatan di Puskesmas Alas Barat,” pungkasnya.(mr)

 

Related post