TPK Woja Intens Lakukan Pendampingan pada Keluarga Beresiko Stunting

DOMPU, MEDIAAMANAT.COM-Dalam upaya memperoleh target penurunan angka stuntingi hingga 14 persen, pihak Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Dompu dalam hal UPT Woja intens melakukan pendampingan.
Menurut Penyuluh KB Ahli Muda UPT Woja, Abdul Azis Alfikri SKM sesuai tupoksi dalam penanganan stunting, ranah DPPKB yakni melakukan pendampingan pada keluarga beresiko stunting. Sehingga diharapkan bisa meminimalisir faktor resiko dimkasud. Hal ini dilakukan pada empat kelompok sasaran. Yakni calon pengantin (catin), ibu hamil (bumil), ibu nifas, dan ibu balita/batita.
Untuk itu, lanjut Abdul Azis yang juga merupakan koordinator PKB Woja itu, para Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari bidan, kader PKK dan kader KB diberi keterampilan dan ilmu dalam kegiatan orientasi dengan maksud bisa mendampingi keluarga beresiko stunting dengan baik.
TPK juga, lanjutnya, akan melakukan aksi nyata dalam konsep pencegahan serta seleksi. Harapannya pola prilaku masyarakat seperti pola asih dan asuh terutama kelompok sasaran beresiko stunting diharapkan bisa lebih baik.
TPK juga, kata Abdul Azis, saat melalukan pendampingan dan pelayanan, akan melakukan pengelompokan terhadap keluarga sasaran. Apakah mereka masuk dalam kategori beresiko ringan atau sedang hingga berat.
“Kalau kategorinya ringan atau sedang, hanya dilakukan pemantauan atau pelayanan di tingkat desa yang ditangani TPK. Sementara bila terindikasi berat, akan dirujuk pada fasilitas kesehatan,” pungkas Abdul Azis. (*/mr)