Serangan Hama Tikus Meluas, Petani Jagung di Dompu Meradang
salah seorang petani memperlihatkan jagung yang dimakan hama tikus
DOMPU. MEDIA AMANAT – Petani jagung di Kabupaten Dompu belakangan ini sedang gencar-gencarnya melawan hama tikus yang menyerang hampir seluruh tanaman mereka. Seperti yang dilansir Mediaamanat.com,, Rabu (20/01/21), serangan besar-besaran itu biasanya marak terjadi setiap sepuluh tahun sekali.
Namun akibat antusias masyarakat untuk menanam jagung sangat tinggi, menjadi pemicu meningkatnya jumlah hama tikus, sehingga serangan tersebut terjadi setiap lima tahun sekali. Bahkan belakangan informasinya serangan hama tikus semakin meluas ke wilayah lain, sehingga petani mengaku kewalahan mengatasinya. Tikus juga tidak hanya menyerang tanaman jagung, tapi apa saja yang diusakan petani. Seperti kacang tanah, singkong, bahkan padi di sawah juga menjadi sasaran.
Petani jagung asal Desa Serakapi Kecamatan Woja Kabupaten Dompu, Supriyamin ikut memberikan keterangan terkait persoalan tersebut. Ia menjelaskan, hama tikus yang menyerang hampir di semua lahan petani yang ada di desanya itu menggerogoti seluruh bagian tumbuhan, tidak terkecuali pada tanaman jagung yang baru tumbuh sekalipun.
“Dalam beberapa meter jarak tanaman tetap ada yang diserang. Bagian yang digerogoti dari batang dekar akar hingga ke bagian atas. Bahkan sejak kecil sudah dimakan hama, dan sekarang yang marak terjadi itu digerogoti buahnya.” jelas Supriyamin.
Sebagai salah satu wilayah yang parah terserang hama tikus, ia mengatakan saat ini petani di desanya melawan hama tersebut dengan mengandalkan semprotan cairan kimia secara mandiri.
“Saat ini petani jagung di Desa Serakapi hanya bisa menggunakan semprotan cairan kimia untuk membasmi hama tersebut. Jika berbicara upaya yang diberikan pemerintah, sepengetahuan saya sejauh ini belum ada.” pungkasnya.(tyo)