Jufri : Akurasi Rapid Antigen Lebih Tinggi Dibanding Swab Test

 Jufri : Akurasi Rapid Antigen Lebih Tinggi Dibanding Swab Test

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dompu, M Jufri ST MSi

DOMPU. MEDIA AMANAT – Kebijakan Pemerintah dalam penggunaan rapid antigen bukan tanpa alasan. Sebelumnya, untuk mengidentifikasi virus dalam tubuh seseorang dilakukan dengan cara swab test, namun ternyata cara tersebut dirasa kurang akurat.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dompu, M Jufri ST MSi saat dijumpai di kantornya baru ini. Sebelumnya, pemerintah melakukan kebijakan swab test pada setiap orang yang inigin berpergian ke luar kota, namun sekarang cukup dengan rapid antigen.

Ia mengatakan, akurasi rapid antigen kurang lebih sekitar 70%. Angka itu dirasa cukup dalam mengidentifikasi keberadaan virus dalam tubuh seseorang.

“Sekarang cukup dengan menggunakan rapid antigen. Karena, akurasi daripada rapid antigen ini 70% sudah mengarah ke Covid-19.” Jelas pria yang juga menjabat sebagai Kalak BPBD tersebut.

Selanjutnya ia menyampaikan, selain sebagai syarat untuk berpergian ke luar kota, saat ini rapid antigen juga digunakan dalam operasi-operasi yustisi yang mereka adakan, seperti di pasar, cafe, dan tempat umum lainnya.

“Namun, apabila dalam rapid antigen itu ditemukan hasil reaktif, maka tetap kami tindak lanjut ke Rumah Sakit, Dikes, atau Puskesmas setempat untuk dilakukan swab test, guna meyakinkan secara 100%.” pungkas Jufri.(tyo)

Related post