Air Terjun Oi Marai Primadona di Taman Nasional Tambora

 Air Terjun Oi Marai Primadona di Taman Nasional Tambora

Air terjun Oi Marai yang menjadi primadona di Taman Nasional Tambora

DOMPU, MEDIA AMANAT-Gunung Tambora tidak hanya menyisakan sejarah kelam yang telah meluluhlantakkan belasan ribu rakyat serta menenggelamkan beberapa kerajaan kecil di sekitarnya akibat kedahsyatan letusannya tahun 1815 silam.

 

Namun masyarakat Bima dan Dompu kini bisa menikmati keberkahan alam berupa adanya air terjun yang ada di wilayah Desa Kawinda To’i Kecamatan Tambora. Masyarakat sekitar menamai air terjun yang salah satu sumbernya dari kaldera gunung Tambora itu yakni Oi Marai. Sejak beberapa tahun ini air terjun setinggi lebih dari 30 meter di wilayah itu menjadi buah bibir tidak saja bagi warga lokal Bima dan Dompu, tapi juga masyarakat lainnya hingga tidak sedikit wisatawan Manca Negara yang berkunjung ke tempat yang sangat eksotis tersebut.

 

Setidaknya air terjun itu dikenal luas dan dijadikan tempat wisata alam oleh masyarakat sejak 2013 silam. Hal itu diutarakan, Anton yang merupakan salah seorang petugas di wilayah itu. Namun dikenal luas oleh mayarakat hingga berdatangannya wisatwan Manca Negara setelah wilayah gunung Tambora diresmikan menjadi Taman Nasional oleh Presiden RI, Joko Widodo 2015 silam

 

Masih menurut, Anton, yang ditemui saat bertugas di pintu masuk menuju air terjun, Sabtu (28/11/20) sejak ditetapkan sebagai Taman Nasional Tambora, pengunjung yang menikmati indahnya berkah alam tersebut satu hari tertentu bisa mencapai hingga 700 orang.

 

“Biasanya pengunjung yang paling banyak datang ke sini (Oi Marai, red) pada hari libur seperti Sabtu dan Minggu,” kata Anton yang telah diangkat menjadi pegawai tetap pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI akibat kegigihannya menjaga wilayah itu.

 

Selain itu, kata pria paruh baya yang mengaku sudah puluhan tahun setia mejaga kelesatarian wilayah itu hingga ia dikucilkan warga sekitar akibat melarang perambahan, banyak warga yang berkemah dan menginap di lokasi itu. Pihanya menyiapkan sarana bagi mereka untuk disewa.

 

Sementara itu, bagi pelancong yang hendak mengunjungi wilayah itu, ada dua alternatif bila menggunakan jalur darat. Yakni yang jarak tempuhnya agak dekat, menggunakan jalur dengan melewati Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima. Hanya saja jalur ini agak terhambat karena masih ada beberapa ruas jalan yang tidak beraspal, sehingga waktu tempuhnya menjadi agak lama.

 

Sementara bila menempuh wilayah Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu meski agak jauh, namun jalan menuju air terjun Oi Marai itu cukup mulus. Sebagian besar pelancong menggunakan jalur ini menuju wilayah yang semakin diminati pelancong tersebut.

 

Sesampai di tempat itu, pelancong masih harus berjalan sekitar 500 meter menapaki anak tangga yang berundak-undak dan telah dibatasi pagar menuju lokasi air terjun. Namun para pelancong dimanjakan dengan keindahan panorama alam di sekitarnya yang berhawa sejuk, sehingga tidak terasa sampai ke tujuan utama.

 

Sejumlah pengunjung yang ditemui di lokasi mengaku puas setelah menikmati indahnya air terjun tersebut meskipun telah rela menempuh perjalanan yang cukup panjang hingga lebih dari tiga jam. Kelelahan mereka selama perjalanan terbayarkan dengan eksotisnya keindahan alam yang menjadi salah satu primadona di dalam Taman Nasional Tambora kebanggaan warga Bima dan Dompu itu.

 

“Rasa capek setelah menempuh perjalanan panjang telah terbayarkan dengan indahnya air terjun Oi Marai ini,” kata Ros yang bersama rombongan keluarganya menikmati mandi sepuasnya di bawah guyuran air terjun setinggi lebih dari 30 meter itu.

 

Namun ia menyayangkan, masih banyak warga yang tidak peduli dengan kebersihan lingkungan sekitar. Sebab sampah buangan pelancong seperti plastik bekas miniman serta kardus berceceran dan dibuang sembarang di lokasi. Padahal di tempat itu telah tersedia tempat sampah yang disediakan pihak pengelola.

 

“Kesadaran pengunjung untuk menciptakan kebersihan lingkungan masih kurang,” keluh Ros yang bersama sejumlah saudaranya membersihkan sampah yang berserakan di lokasi itu kemudian dibakar di tempat  yang disediakan oleh pengelola.(mr)

Related post