Kembali Marak Upaya Penipuan Mengatasnamakan PT STM dan Vale

Jakarta, Mediaamanat.com- PT Sumbawa Timur Mining (STM) kembali mengimbau masyarakat untuk

selalu mewaspadai pihak-pihak yang mengaku terafiliasi ataupun memiliki hubungan kerja baik

langsung maupun tidak langsung dengan STM dan para pemegang sahamnya, dalam hal ini

adalah, Vale dan Antam sehubungan dengan kegiatan eksplorasi pertambangan tembaga yang

saat ini dilakukan oleh STM di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat, selanjutnya

disebut sebagai Proyek Hu’u.

Manajemen STM juga menegaskan bahwa STM merupakan satu-satunya pemegang konsesi yang

sah dalam bentuk Kontrak Karya sehubungan dengan pengembangan Proyek Hu’u. Serta dalam

pelaksanaan kegiatannya diawasi oleh Pemerintah Indonesia dan tunduk pada peraturan

perundang-undangan yang berlaku.

STM mengungkapkan bahwa akhir-akhir ini mereka kerap menerima pengaduan dan permintaan

konfirmasi dari masyarakat, “Pengaduan masuk melalui saluran email dan whatsapp resmi

perusahaan mengenai adanya tawaran pengadaan barang dan jasa dengan persyaratan berupa

memberikan commitment fee dengan nilai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Tawaran tersebut

berasal dari pihak-pihak yang mengaku terlibat dalam pengembangan Proyek Hu’u dan

menggunakan identitas menyerupai atau memiliki kemiripan dengan STM dan Vale.” jelas Cindy

Elza selaku Principal Communication STM.

STM kembali menegaskan bahwa PT Abdi Karya Usaha Raya (AKUR), PT STM Vale Hu’u – Vale

Global Group (PT STM VH VGG), PT Main Cone Vale Global, PT Vale Global Group (PT Vale GG),

dan PT SVH – VGG adalah pihak – pihak yang tidak terafiliasi dengan STM dan Vale, serta tidak

terlibat dalam pengelolaan Proyek Hu’u, baik langsung ataupun tidak langsung.

“STM dan para pemegang sahamnya dalam pengelolaan Proyek Hu’u menjunjung tinggi prinsip

anti korupsi dan integritas. Oleh sebab itu, kami tidak pernah meminta atau mencantumkan

persyaratan commitment fee dalam proses pengadaan barang dan jasa dengan alasan apapun.

Termasuk juga dalam proses perekrutan tenaga kerja,” jelas Cindy.

Cindy juga menginformasikan bahwa STM telah menyediakan saluran siaga (hotline) bagi

masyarakat yang ingin melakukan konfirmasi atau melaporkan adanya informasi mencurigakan

ataupun dugaan penipuan yang mengatasnamakan STM, Vale, dan Proyek Hu’u melalui alamat

email infoSTM1@vale.com atau whatsapp 0811.1911.0638

Sejak beberapa tahun terakhir, STM pun secara aktif dan rutin telah mensosialisasikan hal ini

untuk mencegah terjadinya kerugian di masyarakat. Sebagai penutup, Cindy menambahkan,

“Guna melindungi kepentingan hukum STM, Perusahaan tidak akan ragu untuk menggunakan

semua upaya hukum yang tersedia terhadap siapapun yang melakukan tindakan pencatutan tersebut. (mr)

Related post