Seorang Oknum Polisi Gunakan Pistol Mainan Kawal Penagih Hutang

 Seorang Oknum Polisi Gunakan Pistol Mainan Kawal Penagih Hutang

MATARAM, MEDIA AMANAT- Polda NTB memberikan tindakan tegas kepada seorang oknum polisi, Briptu IMP yang diduga bersama penagih hutang menggunakan pistol mainan. Peristiwa itu terjadi di Desa Bagek Polak Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), NTB, Jumat (24/9/21) lalu.

Kapolda NTB, Irjen Pol. Mohammad Iqbal SIK Melalui Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto SIK MSi menegaskan, oknum polisi tersebut telah melakukan pelanggaran disiplin, dalam artian melakukan tindakan di luar ketentuan dan kewenangannya selaku anggota Polri.

“Kami menindak tegas oknum anggota Polri tersebut sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku,” tegas Artanto, Senin (27/9/2021) sekitar pukul 19.30 Wita.

Belakangan diketahui bahwa oknum Polisi tersebut perlihatkan pistol mainan kepada korban, hasil pemeriksaan pelaku oleh Bid Propam Polda NTB, Pistol yang dipakai oknum polisi tersebut adalah pistol mainan jenis korek api.

Namun meski demikian Polda NTB tetap akan memberikan sanksi tegas kepada oknum polisi tersebut, karena telah melanggar disiplin sebagai anggota Polri.

“Meski dia menggunakan pistol mainan kami tetap akan menindak tegas dan menghukum anggota tersebut,” tegas Artanto.

Dijelaskan, oknum polisi tersebut saat ini masih berpangkat briptu. Sementara itu, pada dasarnya secara aturan briptu belum diperbolehkan memegang senjata spi genggam organik.

“Karena anggota ini masih briptu dan belum diperbolehkan membawa senpi organik, mungkin ini alasannya menggunakan denpi mainan untuk menakuti korban,” jelas Artanto.

Saat ini oknum polisi tersebut sudah ditangani oleh Bidpropam Polda NTB untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dalam waktu dekat Polda NTB akan melakukan sidang disiplin terhadap oknum anggota polisi tersebut, baru setelah itu akan diberikan sanksi sesuai kententuan yang berlaku.

“Saya tegaskan siapa saja oknum polisi yang melakukan pelanggaran kami akan tidak tegas, untuk itu saya harap kejadian ini dapat dijadikan pelajaran bagi anggota polisi yang lainnya khususnya di NTB,” pungkasnya.(mr)

Related post